PERUMAHAN BERTUAH INDAH JADI TEMPAT ANGGOTA DPRD KOTA BATAM JAMSON SILABAN,S H MERANGKAI ASPIRASI WARGA

Batam – Malam itu, langit Sagulung mulai meredup, tapi halaman Perumahan Bertuah Indah RT 01 RW 15 justru semakin ramai. Warga dari berbagai usia datang berbondong-bondong, sebagian membawa kursi sendiri, sebagian lagi berdiri sambil bercakap ringan. Kehadiran mereka punya satu tujuan: bertemu langsung dengan Anggota DPRD Kota Batam, Jamson Silaban, S.H., dalam agenda Reses Masa Sidang III Tahun 2025.

Suasana terasa akrab sejak awal. Jamson datang menyapa satu per satu warga, menyalami mereka sambil melempar senyum. Tak ada jarak antara wakil rakyat dan masyarakat; semua bercampur dalam satu lingkaran dialog.

Dalam sambutannya, Jamson menekankan bahwa reses adalah momen penting untuk mendengar langsung suara warga. “Kalau tidak kita sampaikan dari sini, aspirasi itu tidak akan sampai di meja pembuat keputusan. Hari ini, saya di sini untuk mendengar,” katanya, yang langsung disambut anggukan setuju dari warga.

Satu per satu, warga menyampaikan uneg-unegnya. Ada yang bicara tentang jalan lingkungan yang rusak, ada yang mengeluhkan saluran drainase yang kerap tersumbat, hingga permintaan fasilitas umum untuk anak-anak. Tak sedikit pula yang mengusulkan program pemberdayaan ekonomi bagi ibu-ibu rumah tangga.
Seorang ibu paruh baya, sambil menggenggam mikrofon dengan sedikit gugup, berkata, “Kami berharap Pak Jamson bisa bantu, supaya anak-anak kami punya tempat bermain yang layak. Sekarang, mereka main di jalan, itu berbahaya.”

Jamson mencatat setiap aspirasi yang disampaikan. “Semua ini saya bawa ke DPRD. Saya akan kawal, supaya apa yang kita bicarakan di sini tidak hanya berhenti di forum ini,” tegasnya.
Acara berlangsung santai namun penuh makna. Usai sesi penyampaian aspirasi, warga dan Jamson saling bertukar cerita ringan sambil menikmati minuman hangat. Beberapa anak kecil berlarian di antara kursi, sesekali tertawa lepas, seolah ikut merasakan suasana kebersamaan sore itu.

Menjelang larut malam  acara ditutup dengan foto bersama. Senyum lebar warga dan Jamson terekam di kamera, menjadi penanda bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan juga jembatan harapan antara masyarakat dan wakilnya di parlemen.
Di Bertuah Indah, suara-suara kecil dan besar bertemu dalam satu ruang. Dari sinilah harapan dibangun, dan dari sinilah perjuangan dimulai
#redmarnala#samaberjalan#jos#

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komunitas Batak Katolik Paroki MBPA Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-44 kepada Bapak Marianus Sihotang

KLINIK MEDIKA GELAR GIAT PEDULI PROLANIS WUJUD NYATA KOMITMEN TINGKATKAN KESADRAAN KESEHATAN